Famili Bromeliaceae (suku nanas-nanasan atau suku bromelia-bromeliaan) merupakan famili tumbuhan monokotil berbunga yang termasuk dalam ordo Poales. Famili ini terdiri atas sekitar 80 genus dan lebih dari 3.700 spesies yang telah diketahui. Sebagian besar anggotanya berasal dari wilayah Amerika tropis, dengan beberapa spesies yang ditemukan di daerah Amerika subtropis, serta satu spesies yang berasal dari Afrika Barat, yaitu Pitcairnia feliciana.
Karakteristik Umum
Famili Bromeliaceae umumnya berupa herba tahunan, meskipun beberapa spesies memiliki bentuk pertumbuhan menyerupai pohon kecil. Sebagian besar memiliki daun tersusun roset yang membentuk vas atau tangki alami pada bagian tengah, berfungsi menampung air dan sisa organik. Beberapa spesies lain merupakan epifit, terestrial, atau bahkan aerofit.
Contoh epifit terkenal ialah lumut Spanyol (Tillandsia usneoides), sedangkan contoh spesies terestrial adalah nanas (Ananas comosus). Beberapa spesies Tillandsia bahkan hampir tidak memiliki akar sejati dan memperoleh air langsung dari udara melalui struktur daun yang disebut trikoma.
Famili Bromeliaceae dengan struktur vas daun mampu menampung air hingga 10 liter, menciptakan mikroekosistem yang menjadi habitat bagi berbagai organisme kecil seperti laba-laba, kutu kayu, kelabang, semut, larva serangga, bahkan katak kecil.
Daun famili Bromeliaceae umumnya tidak terbagi, dengan urat daun paralel tanpa anastomosis silang, dan epidermis mengandung silika. Permukaan daun sering kali tertutup trikoma berbentuk sisik atau rambut halus, berfungsi menangkap kelembapan dan memantulkan sinar matahari.
Bunga famili Bromeliaceae umumnya tersusun dalam perbungaan (infloresens) yang bervariasi bentuknya. Setiap bunga memiliki tiga kelopak dan tiga mahkota yang berbeda, sering kali dilengkapi dengan braktea (daun pelindung) berwarna cerah. Bunga menghasilkan nektar dan biasanya diserbuki oleh serangga, burung (terutama kolibri), atau kelelawar. Pada beberapa genus seperti Navia, penyerbukan terjadi melalui angin (anemofili).
Adaptasi dan Ekologi
Famili Bromeliaceae menunjukkan keragaman adaptasi ekologis yang tinggi, memungkinkan mereka bertahan di berbagai lingkungan, mulai dari hutan hujan tropis hingga padang gurun kering.
Trikoma berfungsi menangkap air dan nutrisi dari udara, serta membantu refleksi cahaya di daerah kering. Spesies dengan vas daun dapat menyimpan air hujan dan bahan organik sebagai sumber nutrisi, bahkan pada lingkungan dengan sistem akar terbatas.
Banyak anggota Famili Bromeliaceae menggunakan fotosintesis CAM (Crassulacean Acid Metabolism), suatu mekanisme yang memungkinkan pembukaan stomata pada malam hari untuk mengurangi kehilangan air.
Adaptasi seperti epifitisme dan fotosintesis CAM telah berevolusi secara independen beberapa kali dalam keluarga ini. Beberapa spesies kemudian kembali ke fotosintesis C3 seiring penyebarannya ke daerah dengan iklim yang lebih lembap.
Famili Bromeliaceae memiliki banyak variasi ukuran. Spesies terbesar adalah Puya raimondii, yang dapat mencapai tinggi vegetatif 3 – 4 meter dengan tangkai bunga setinggi 9 – 10 meter, sedangkan spesies terkecil berasal dari beberapa anggota genus Tillandsia.
Famili Bromeliaceae di Arsip Flora
Berikut ini adalah spesies dari Famili Bromeliaceae yang ada di Arsip Flora:



